dibeberapa tempat di jogja terlihat spanduk yang tertulis “BADAI PASTI BERLALU”.
ya… emang bener sih.. “badai” suatu saat pasti berlalu.. tapi masalahnya kita gak pernah tau kapan badai ini akan berlalu..
karena apa yang digariskan pada kita, gak pernah kita ketahui sebelumnya.. jadi kata kata sperti itu (menurutku) cenderung mmbuat orang menunggu.. menunggu.. menunggu.. berlalunya badai.
menurutku kata-kata yang tepat adalah “BADAI HARUS DIHADAPI”….
badai (katanya) pasti berlalu…….
Posted by: day5s | June 21, 2006 | 1 Comment |MULUTKU……
Posted by: day5s | June 19, 2006 | 1 Comment |manusia diciptakan dengan 2 buah mata, 2 buah telinga dan 1 buah mulut…
dimaksudkan agar manusia banyak mengamati, banyak mendengar dan gak perlu banyak ngomong yang gak berguna……
slama ini aku mncoba sperti itu….
slama ini aku mncoba gak banyak mengumbar kata-kata…
slama ini aku mncoba ngendaliin mulutku…
karena…
ktika ku bicara… banyak nyakitin hati orang…
aku bisa ngendaliin mulut agar tertutup..
tapi aku gak bisa ngendaliin lidah ktika berucap
banyak yang tlah terlukai oleh lidahku….
jadi… klo kamu juga tlah tersakiti oleh lidahku…
maafkan aku…
dan maklumi jika aku gak banyak bercakap didepanmu…
agar gak nyakitin hatimu………..
hhmmmm……………
Posted by: day5s | June 18, 2006 | No Comment |![]()
mungkin………….
seharusnya…….
entahlah………….
JPers=……..
Posted by: day5s | June 16, 2006 | 1 Comment |JPers yang kali ini maksudnya bukan para fans Jejak Petualang, tapi…. “jadi pemulung”
pemulung?… yah…. hari-hari terakhir ini aku ato mungkin sebagian dari oang yang rumahnya ambruk, melakukannya.
memulung batu bata, yang utuh… ya mungkin bisa dipake lagi buat mbangun rumah lagi. terpaksa…. bayangin aja, batu bata dulu harganya 125rb/1000 biji skarang udah jadi 350rb/1000 biji. material yang laen pasti juga dah naek harganya…. cara menghemat ya itu tadi, memulung. jadi klo mo mbangun rumah lagi dah ada batu batanya. gak perlu nunggu bantuan yang dijanjiin sama “bethara kalla”….. pasti lamaaaa, soalnya “talangnya pada bocor”
THANKS TO..
Posted by: day5s | June 12, 2006 | No Comment |ALLAH SWT.. PENENTU HIDUP/MATI…. YANG MASIH MEMBERIKU KESEMPATAN MEMPERBAIKI DIRI DAN BERKUMPUL DENGAN ORANG-ORANG YANG KU SAYANGI….
ELZAN YAHYA…
BIG BOSS, MANAJER & SELURUH KRU SORPOKATNET
TEMEN-TEMEN GEOGRAFI UGM DI YOGYA & JAKARTA
YOGI , PAK BAGIYO & EKI
SERTA SMUA ORANG YANG TELAH MEMBANTU AKU DAN KELUARGAKU YANG SEDANG MENGHADAPI MASA SULIT …
THANKS
HARI-HARI PENUH EMOSI
Posted by: day5s | June 12, 2006 | No Comment |TINGGAL DITEPI JALAN BERDEBU MBUAT EMOSI MENINGGI…
TIAP KALI ADA YANG LEWAT AGAK KENCENGAN DIKIT… PINGINNYA NGLEMPAR BATU…
PADAHAL DI SITU UDAH DI KASIH TULISAN DARI YANG HALUS “SILAHKAN PELAN-PELAN” SAMPE YANG KASAR “PELAN-PELAN ATAU MATI”.. TAPI MASIH AJA ORANG KLO LEWAT SE ENAKNYA… (MENURUTKU)...
YAHH EMANG SIH ITU JLN UMUM… TAPII….
YAH GITULAH KLO LG JADI GLANDANGAN…
KATA ORANG.. AKU MSH BERUNTUNG, MSH HIDUP, MSH SLAMET, MSH PUNYA TMPAT UTK TIDUR…..
TP…. KYNYA ADA YANG HILANG….
“KSABARAN”
PINGINNYA MARAHHH… MLULU.. NGUMBAR EMOSI…
PINGINNYA DIMENGERTI….
PINGINNYA……..
PINGINNYA……
TIDUR DIKASUR YANG HANGAT……
MIMPI KALI YEEEE (UTK SAAT INI)
28 mei 2006
Posted by: day5s | June 1, 2006 | 2 Comments |27 mei 2006
Posted by: day5s | June 1, 2006 | 2 Comments |tragis….
161 rumah hancur….
3 meninggal…
aku ngungsi…. tidur dijalan…
Pocket PC
Posted by: day5s | April 8, 2006 | 1 Comment |Siang itu, Tejo dan Surti sedang ngobrol di teras rumahnya Surti. Semilir angin menerpa tetumbuhan yang ada di depan rumah. Matahari bersinar lumayan terik.
"Jo…, sini," teriak Paimin yang sedang berada didepan rumah.
"Ada apa tho Min? kok pake triak-triak", tanya Tejo.
"Abis kamu kalo lagi asik sama Surti jadi budeg je", ujar Paimin sambil cengengesan. "Pokoknya sini dulu, ku tunjukin barangku", kata Paimin.
"Idih, barangmu?", kata Tejo.
"Bukan yang itu, ksini dulu tho", ujar Paimin.
"Sik yo dik Sur", kata Tejo pada Surti.
"Iya kang", sahut Surti.
"Ada apa tho min", tanya Tejo sambil mendekat.
Setelah beberapa lama Tejo dan Paimin membicarakan sesuatu akhirnya Paimin pergi dan Tejo pun kembali keteras rumah Surti sambil geleng-geleng kepala. Surti yang heran campur penasaran akhirnya bertanya, "tadi mas Paimin nunjukin apa sih, kok mas Tejo sampe geleng-geleng kepala gitu?".
"Pocket Pc", jawab Tejo singkat sambil ngambil minumanya.
"Haaaa, apa mas?," tanya Surti sambil menyilangkan kedua tangannya didepan dadanya.
"Pocket Pc dik, P-o-c-k-e-t P-c", kata Tejo menerangkan sambil bersunggut-sungut.
"ooh, kirain…",ujar Surti sambil tersipu malu.
MENGUMPAT PADA TUHAN
Posted by: day5s | April 6, 2006 | No Comment |Kadang kita tanpa sengaja mengeluarkan kata-kata kotor kalo kita ngadepin suatu hal yang mempersulit kita. Mungkin tanpa sengaja atau mungkin itu sudah jadi hal yang biasa bagi mulut kita, jadinya tanpa ragu kita melontarkannya.
Kadang kita tanpa sengaja telah "mengumpati Tuhan" dengan kata-kata kotor kalo kita sedang dalam kesulitan. Misalnya: ketika kita mo pergi tapi tiba-tiba hujan deras, maka dengan mudah kita berucap," wah brengsek, pake ujan lagi". Atau ketika panas terik disiang hari kita berterik,"sialan kok panas banget sih?".
gila ya… berani-beraninya kita mengumpati Yang menghidupkan dan Yang akan mematikan kita. Kalo Dia marah …. gimana?
Seorang ulama bijak pernah bilang, mulut manusia itu seperti mulut teko, warna apapun yang keluar mencerminkan isinya. Yang keluar teh, didalamnya pasti teh. Yang keluar bening, didalamya pasti air bening. Jadiiiiii kalo mulut kita sering keluar kata-kata kotor maka …… (renungkan* dan simpulkan sendiri).
*bagi yang mo berpikir dan merenung




