Selama kehidupan saya, saya mengetahui bhw bila saya membela diri thd komentar-komentar yang bersifat memfitnah, hasilnya adalah kerugian dan penyesalan. pada mulanya saya mengira hal itu bijaksana bila saya membalas seorang yang mengkritik saya; tidak peduli apakah kritik itu secar lisan atau tertulis. tapi pada akhirnya, saya justru menemukan hal kebalikannya. Dengan membela diri, kebencian malah kian bertambah, bukanya ada ikatan perbaikan antara saya dan orang yang mengkritik saya, justru dia malah berusaha untuk mengeluarkan fitnah yang lebih keras. Akhirnya saya berharap tidak berkonfrontasi lagi dengannya sejak awal.
dengan hal ini lebih baik kita memaafkan, bersabar, berbalik pergi dengan tidak mengacuhkan perkataan-perkataan fitnah tersebut. lagipula ayat-ayat al Qur an telah mengajarkan kepada kita sebagai berikut:
"jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang bodoh." (al-A’raf;199)
"dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada." (an-Nur; 22)
"dan apabila mereka marah, mereka memberi maaf." (asy-Syura; 37)
Oleh karena itu, jika Anda mendengar seseorang memfitnah anda, jangan membalasnya. Itu hanya akan mengakibatkan serangannya menjadi sepuluh kali lipat lebih besar.
DR. Aidh bin Abdullah al-Qarni,MA
